, ,

Kalau Sepinggan Nasi Pun Kau Tak Habiskan, Macam Mana Nak Dapat Segunung Emas?

Anuar Zain Bangi memandang saya. Beliau dan Mutalib Uthman seolah-olah ada sesuatu yang ingin disampaikan kepada saya. Pandangan mereka kembali bertaut dan tersenyum antara satu sama lain. Akhirnya Mut mengarahkan Zulhilmi Daud atau Anuar Zain Bangi untuk berbicara dengan saya.

“Hang lah bagitahu,” ujar Mut.

Makanan pagi kami kali ini agak istimewa. Menikmati kibdah (hati kambing), sha’shoukah (telur hancur), ma’soub (pisang lenyek) dan ikan tuna di Kota Madinah Al Munawwarah. Saya bawa mereka merasakan makan pagi orang arab. EPL Travel antara syarikat umrah yang kau boleh kawtim. Restoran itu bernama Alfafa. Teringat pula kisah banglo Alfafa. Entah apa cerita deme tu.

 

 

“Macam ni Fi. Konsep rezeki ini, jika Allah memberikan kita rezeki sebanyak itu, kita harus habiskan. Harus usaha untuk menghabiskan. Contoh makanan pagi ini, kita ada macam-macam makanan. So, kau kena habiskan semua makanan yang Allah dah kurniakan pada kita, jangan membazir,” mula bicara Anuar Zain Bangi lontarkan pada saya dan Fauzan.

Kami mengangguk dan angguk lagi.

“Kalau rezeki banyak ni pun kau tak boleh nak habiskan, jangan haraplah rezeki besar yang lain,” padu Anuar Zain Bangi menghabiskan ceramah agamanya pada kami.

 

 

Saya mengangguk dan angguk lagi.

Ada benarnya. Sangat benar apa yang dibicarakan.

Lalu Mut menunjukkan sha’shoukah di hadapan Anuar Zain Bangi seraya berkata, “Tu, hang pun makan tak habis. Kah3!”

“Hang pekena aku noh,” lalu mereka berdua bertumbuk dan berguling atas lantai dengan tidak peduli pada keadaan sekeliling.

 

Lutfi Lokman

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#MuslimBan Dalam Bentuk Ilustrasi Ini Wajib Kau Tahu

Minyak Naik Buat Saya Naik Minyak